- Choir Memukau: Siswa SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta membawakan empat lagu nasional dengan vokal matang dan harmonisasi indah.
- Paskibra Energik: Siswa SMA Islam Al Azhar 9 dan SMP Al Azhar 26 sukses mengibarkan Merah Putih dan menghadirkan yel-yel penuh semangat.
- Penutup Meriah: Guru AYWS Latif, Farihin, Ilham, dan Jeny Eka Sari menghibur peserta dengan nyanyi bersama.
AYWS – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kampus Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) Sleman 1 Monjali, berlangsung khidmat, semarak, sekaligus penuh warna.
Tidak hanya menghadirkan prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang berlangsung tertib dan penuh disiplin, peringatan kemerdekaan tahun ini juga dimeriahkan penampilan Spectacular Performance dari tim vocal group choir SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta, yel-yel energik Paskibra, hingga hiburan dari para guru yang membuat suasana semakin hangat.

Upacara diikuti pimpinan, guru, dan karyawan dari KB/TK Islam Al Azhar 31, SD Islam Al Azhar 31, SD Islam Al Azhar 77, SMP Islam Al Azhar 26, SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta, Boarding, serta perwakilan murid dari masing-masing unit sekolah. Sejumlah perwakilan orang tua murid dan jajaran pengurus Jam’iyyah dari berbagai unit Al Azhar Sleman 1 juga turut hadir.
Paskibra Tampil Disiplin dan Penuh Percaya Diri
Salah satu bagian penting dalam upacara adalah prosesi pengibaran Bendera Merah Putih yang dipercayakan kepada para siswa SMA Islam Al Azhar 9 dan SMP Islam Al Azhar 26 Yogyakarta. M Abdi Jefri Hasani dipercaya sebagai pemimpin barisan, sementara Galih Raditya Ghutama bertugas sebagai pemimpin upacara.
Sementara itu, sejumlah siswa menjalankan tugas sebagai petugas upacara, yakni Vincent Malik, Aqil Hakim K, Ibni Ravif Syakiy, Hanindia Zita F, Akhdan Nur Hafiz H, Althoriq Oktavio R, dan Aadishree Saabira Amaunet.
Momen pengibaran bendera semakin mendapat perhatian ketika Aqila Nadhifa Zahra dipercaya sebagai pembawa baki Bendera Merah Putih. Dengan langkah mantap dan penuh percaya diri, ia menjalankan tugasnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Prosesi pengibaran kemudian dilaksanakan oleh pasukan pengibar yang terbagi dalam Pasukan 8 dan Pasukan 17. Kekompakan, ketepatan langkah, serta disiplin para anggota membuat prosesi pengibaran berlangsung tertib dan membanggakan.
Pasukan 8 terdiri atas M Barron Bima Adhi N, Aqila Nadhifa Zahra, Raka Wiraatmaja, Afgan Dzaky Affandi, Salshabilla Afrilia Siregar, Uwais M. Alianto, Ahmad Arkaan Fathin, Raffa Haidil Askar, dan Raditya Javas Nararya.
Sedangkan Pasukan 17 terdiri atas Ezra Fathi Abbara, Al Ikhlas Kemal P., Muhammad Ray Choirun A., Shafirramalia Hiranisafa F., Gelora Putrikoe Dewata, Sabrina Arlubna M, Ardina Khanza Z, Windy Suci Nabila, Charina Aurellia M, Naila Alesha S., Quinn Radinka KB., Putri Ramadhani, Bryan Alfinov PR, Axel Gradyan M, Vilani Apika, Syakira Manha Mumtaz, Brilian Elvano S, dan Andi Aulia S.
Keberhasilan para siswa menjalankan tugas tersebut mendapat apresiasi dari Pembina Upacara, Wakabid Kesekretariatan AYWS, Drs H Bashori Muhammad MM. Dalam amanatnya, ia menyampaikan penghargaan atas kedisiplinan dan kerja keras seluruh petugas upacara, khususnya tim Paskibra yang mampu menjalankan tugas dengan sangat baik.
Menariknya, setelah menyelesaikan tugas utama pengibaran bendera, tim Paskibra juga menunjukkan energi berbeda melalui yel-yel yang penuh semangat. Suara lantang dan gerakan kompak mereka berhasil membangkitkan antusiasme peserta sekaligus memperlihatkan keberanian, kekompakan, dan jiwa kepemimpinan para siswa.
Choir SD ISlam Al Azhar 31 Hadirkan Harmoni yang Memukau
Suasana upacara semakin istimewa ketika tim vocal group choir SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta tampil di hadapan peserta. Di bawah asuhan guru seni musik Jeny Eka Sari Rusadi, anak-anak sekolah dasar tersebut membawakan sejumlah lagu nasional dan perjuangan yang lekat dengan semangat kemerdekaan.
Lagu-lagu dibawakan seperti Indonesia Raya karya W.R. Soepratman, Mengheningkan Cipta karya Truno Prawit, Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki, dan Hari Merdeka karya Husein Mutahar.
Meski para penyanyi masih duduk di bangku sekolah dasar, kualitas vokal mereka terdengar matang. Perpaduan suara yang padu, aransemen yang indah, serta harmonisasi yang rapi membuat penampilan choir tersebut menjadi salah satu momen yang paling mencuri perhatian.
Suara anak-anak yang menyanyikan lagu-lagu perjuangan itu menghadirkan nuansa berbeda. Di tengah lapangan upacara, lantunan lagu nasional tidak hanya terdengar sebagai bagian dari seremoni, tetapi juga membawa pesan tentang kecintaan terhadap Indonesia yang ditanamkan sejak usia dini.
Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan karakter dan nasionalisme dapat disampaikan melalui pengalaman yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya belajar menyanyikan lagu nasional, tetapi juga belajar tampil percaya diri, bekerja sama, menjaga kekompakan, dan menghargai simbol-simbol perjuangan bangsa.
Guru AYWS Tutup Perayaan dengan Nyanyi Bareng
Usai seluruh rangkaian upacara resmi selesai, suasana berubah menjadi lebih santai dan hangat. Sejumlah guru AYWS seperti Latif, Farihin, Ilham, dan Jeny Eka Sari tampil mengisi hiburan dalam sesi closing ceremony.
Mereka mengajak peserta bernyanyi bersama melalui lagu Rumah Kita dan Tabola Bale. Penampilan tersebut sontak membuat suasana yang sebelumnya formal menjadi lebih cair dan akrab.
Para guru tampil santai dan penuh ekspresi, sementara peserta menikmati hiburan dengan ikut bernyanyi bersama. Momen tersebut menjadi penutup yang manis setelah seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat.
Perpaduan antara ketegasan Paskibra, kematangan vokal anak-anak SD, yel-yel penuh energi, dan keceriaan para guru membuat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kampus AYWS Sleman 1 Monjali terasa lebih dari sekadar upacara.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bersama untuk merawat semangat kebangsaan sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada para siswa tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, keberanian, kreativitas, dan cinta tanah air.
Dari langkah tegap para Paskibra hingga harmonisasi suara anak-anak SD yang menyanyikan lagu-lagu perjuangan, semangat kemerdekaan hadir dalam banyak bentuk. Inilah wajah peringatan kemerdekaan di lingkungan AYWS yakni khidmat dalam upacara, kuat dalam nasionalisme, indah dalam seni, dan hangat dalam kebersamaan. (Setyo)






