Pendidikan Kelas Dunia Hadir di Magelang, Walikota Dukung Penuh Hafidh Asrom World Schools

MAGELANG  – Rencana kehadiran Hafidh Asrom World Schools di Kota Magelang mendapat sambutan hangat dari Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono. Dukungan tersebut disampaikan secara langsung dalam pertemuan silaturahmi antara manajemen sekolah dan jajaran Pemerintah Kota Magelang di Kantor Wali Kota, Kamis (2/4/2026).

Pertemuan itu dihadiri Pembina Hafidh Asrom Yogyakarta Foundation (HAYF) Drs HA Hafidh Asrom MM, Ketua HAYF Eni Yustini SE dan jajaran staf, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho.

Sekolah berkonsep internasional yang berada di bawah naungan HAYF ini direncanakan berdiri di kawasan eks SMK Yudya Karya, Jalan Ahmad Yani. Kehadirannya dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi sektor pendidikan di Kota Magelang ke arah yang lebih global.

Damar menegaskan, konsep “world school” sangat sejalan dengan arah pembangunan Kota Magelang sebagai kota berbasis perdagangan dan jasa. Ia bahkan mengaku telah lama menantikan hadirnya sekolah berstandar internasional di kota tersebut.

“Saya sangat mendukung. Apalagi ini membawa konsep internasional. Ini yang selama ini saya harapkan hadir di Magelang,” ujarnya.

Menurut Damar, meskipun memiliki luas wilayah yang relatif kecil, yakni sekitar 18 kilometer persegi, Kota Magelang menyimpan potensi besar, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Ia menilai pendidikan memiliki peran strategis sebagai kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kota ini kecil, tapi potensinya besar. Dan yang paling bisa memutus rantai kemiskinan adalah pendidikan,” tegasnya.

Karena itu, ia memandang kehadiran Hafidh Asrom World School bukan sekadar penambahan lembaga pendidikan, melainkan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan daya saing kota di tingkat nasional hingga internasional.

Damar juga mengingatkan agar konsep internasional yang diusung benar-benar diterapkan secara menyeluruh, mulai dari penguatan bahasa asing hingga pembangunan citra sekolah yang kuat. “Kalau mengusung world school, harus total. Bahasa Inggrisnya kuat, branding-nya jelas, sehingga menarik minat masyarakat, termasuk dari luar daerah,” katanya.

Tak hanya dukungan secara moral, Pemerintah Kota Magelang juga siap memfasilitasi berbagai aspek teknis, mulai dari perizinan hingga sinkronisasi antara kurikulum nasional dan internasional. “Kami siap bantu koordinasi, baik terkait regulasi maupun hal teknis lainnya melalui dinas pendidikan,” tambahnya.

Pertama di Magelang

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Nurwiyono, menyebut Hafidh Asrom World School sebagai pionir sekolah dengan branding internasional di kota tersebut. “Selama ini belum ada sekolah dengan label internasional di Magelang. Ini yang pertama,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama seluruh proses pendirian dan operasional berjalan sesuai aturan, pihaknya akan memberikan dukungan penuh. Bahkan, ia melihat kehadiran sekolah ini berpotensi membuka peluang baru bagi perkembangan kota.

“Ini bisa menjadi pintu bagi Magelang untuk go internasional,” katanya.

Menurutnya, dampak kehadiran sekolah ini tidak hanya dirasakan di sektor pendidikan, tetapi juga akan merembet pada pertumbuhan ekonomi daerah. “Target pasarnya bukan hanya warga Magelang, tetapi juga luar daerah. Jika banyak siswa datang dari luar, tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi,” jelasnya.

Juni 2026 Selesai Revovasi

Di sisi lain, Pembina HAYF, Hafidh Asrom, menjelaskan bahwa Hafidh Asrom World School merupakan pengembangan baru dari konsep pendidikan Al Azhar yang dipadukan dengan pendekatan global.

Sekolah ini akan didukung oleh Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) dan mengusung sistem pendidikan Islam berstandar internasional, dengan penguatan bahasa asing seperti Inggris dan Mandarin.

Ia menargetkan proses renovasi gedung rampung pada Juni 2026, sehingga sekolah sudah dapat beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang. “Juni 2026 renovasi selesai, dan tahun ajaran baru sudah siap berjalan,” ungkapnya.

Pada tahap awal, sekolah akan membuka jenjang pendidikan TK (early years) dan SD (primary school), dengan harapan mampu menarik minat masyarakat tidak hanya dari Kota Magelang, tetapi juga dari wilayah sekitar seperti Temanggung, Wonosobo, hingga kawasan Kedu Raya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Hafidh Asrom World School kini diproyeksikan menjadi ikon baru pendidikan internasional di Kota Magelang—sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai pusat layanan pendidikan berbasis jasa di Jawa Tengah. (Chaidir)