Warning: touch(): Utime failed: Operation not permitted in /www/wwwroot/ayws.sch.id/wp-admin/includes/class-wp-filesystem-direct.php on line 529
Perjalanan 21 Tahun KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta, Didik 3.595 Anak dan Lahirkan Generasi Berkarakter - AYWS - Al Azhar Yogyakarta World Schools

Perjalanan 21 Tahun KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta, Didik 3.595 Anak dan Lahirkan Generasi Berkarakter

SLEMAN –  Perjalanan selama 21 tahun bukan sekadar hitungan waktu bagi KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta. Lebih dari itu, ia adalah rekam jejak panjang tentang kepercayaan, dedikasi, dan ikhtiar dalam membangun fondasi generasi sejak usia dini.

Sejak berdiri, lembaga pendidikan ini telah dipercaya mendidik sebanyak 3.595 peserta didik. Dari jumlah tersebut, 1.479 anak telah menyelesaikan masa belajarnya dan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Angka-angka ini menjadi cerminan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Kepala Satuan Pendidikan KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta, Ketut Tuti SAg SPd, menegaskan bahwa perjalanan panjang ini bukan hanya tentang kuantitas, melainkan kualitas proses pendidikan yang dijalankan secara konsisten.

“Setiap anak yang datang ke sekolah ini membawa potensi dan keunikan masing-masing. Tugas kami bukan hanya mengajarkan membaca atau berhitung, tetapi menumbuhkan karakter, adab, dan kepercayaan diri mereka,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Akhirussanah dan Tasyakur Al-Qur’an di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, masa pendidikan anak usia dini merupakan fase krusial yang sering disebut sebagai masa emas. Pada fase inilah nilai-nilai dasar kehidupan mulai ditanamkan. “Selama kurang lebih tiga tahun di PAUD, anak-anak belajar hal-hal mendasar bagaimana berinteraksi, berbagi, menahan diri, hingga menyelesaikan masalah. Ini adalah bekal penting yang akan mereka bawa ke jenjang berikutnya,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan tidak bisa dilepaskan dari sinergi antara sekolah dan keluarga. Lingkungan yang konsisten dalam memberikan teladan dan pembiasaan positif menjadi kunci dalam membentuk karakter anak.

“Kami percaya, ribuan kalimat baik, doa, dan contoh yang diberikan oleh guru dan orang tua akan menjadi benteng kuat bagi anak-anak di masa depan,” imbuhnya.

Keyakinan Semakin Kuat

Sementara itu, Ketua Jamiyyah KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta, Rr Nadya Rudyani Setjonegoro SIP, melihat perjalanan sekolah ini dari sudut pandang yang lebih personal sebagai orang tua sekaligus bagian dari komunitas sekolah.

Ia mengisahkan, kedekatannya dengan sekolah ini bermula beberapa tahun lalu, ketika untuk pertama kalinya ia mempercayakan pendidikan anaknya di sana. Seiring waktu, keyakinannya justru semakin kuat.

“Sebagai orang tua, tentu kita pernah merasa khawatir saat memilih sekolah. Tapi seiring berjalannya waktu, saya melihat sendiri bagaimana anak-anak dididik dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan keteladanan,” tuturnya.

Menurutnya, keunggulan sekolah ini tidak hanya terletak pada pembelajaran akademik, tetapi pada penanaman nilai-nilai kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak di sini tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung. Mereka juga belajar adab, menghormati orang tua, menyayangi teman, disiplin, mandiri, dan mengenal nilai-nilai Islam sejak dini,” jelasnya.

Guru Berkualitas

Pengalaman positif tersebut membuatnya kembali mempercayakan pendidikan anaknya di sekolah yang sama pada tahun 2023. Baginya, kepercayaan adalah sesuatu yang tumbuh dari pengalaman nyata, bukan sekadar persepsi.

“Saya melihat kualitas guru, lingkungan sekolah yang nyaman, dan pendidikan karakter yang sangat kuat. Itu yang membuat saya yakin,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan adab dalam pendidikan anak. “Ilmu itu penting, tetapi adab adalah fondasi utama. Dan di sini, saya melihat keduanya berjalan beriringan—anak-anak dibekali ilmu yang bermanfaat sekaligus akhlak yang baik,” tegasnya.

Selama 21 tahun perjalanan, berbagai program juga terus dikembangkan untuk memperkuat hubungan antara sekolah, orang tua, dan yayasan. Melalui Jamiyyah, berbagai kegiatan seperti Jumat Berkah, Kajian Setia, Kajian Akbar, Peringatan Hari Guru, lomba Hari Kemerdekaan, hingga kegiatan kebersamaan lainnya rutin dilaksanakan.

Program-program tersebut tidak hanya menjadi sarana kegiatan, tetapi juga ruang silaturahmi yang mempererat kebersamaan dalam mendidik anak-anak.

“Alhamdulillah, dengan dukungan semua pihak, berbagai program bisa berjalan dengan baik. Harapannya, semua yang kita lakukan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan,” ungkap Nadya.

Di sisi lain, para guru menjadi garda terdepan dalam perjalanan panjang ini. Dengan dedikasi tinggi, mereka mendampingi anak-anak dalam proses belajar yang penuh dinamika, dari tangisan di hari pertama sekolah hingga tawa saat berhasil menyelesaikan tantangan kecil.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga orang tua kedua bagi anak-anak di sekolah. Peran mereka sangat besar dalam membentuk karakter,” tambahnya.

Terus Berinovasi

Seiring perkembangan zaman, KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta juga terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Rencana pembukaan kelas toddler untuk usia 2–3 tahun serta program fullday menjadi langkah strategis dalam memperluas layanan pendidikan.

Namun di tengah berbagai pengembangan tersebut, satu hal yang tetap dijaga adalah komitmen terhadap nilai-nilai dasar Pendidikan yakni membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam akhlak.

Kini, setelah 21 tahun melangkah, KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta tidak hanya berdiri sebagai lembaga pendidikan, tetapi sebagai bagian dari perjalanan hidup ribuan keluarga. Dari ruang-ruang kelas sederhana, dari langkah-langkah kecil anak-anak yang baru belajar berjalan dan berbicara, lahirlah harapan-harapan besar tentang masa depan.

“Semoga ke depan kami bisa terus memberikan yang terbaik, menjadi tempat tumbuh bagi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat,” pungkas Ketut Tuti. (Chaidir)