- PWI DIY dan Yayasan Hafidh Asrom menandatangani MoU untuk mengembangkan TK Bumi Warta sebagai lembaga PAUD yang lebih maju.
- Kolaborasi ini mendukung penguatan pendidikan anak usia dini sekaligus memperkokoh Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan.
- Pengembangan konsep dan penerimaan peserta didik baru direncanakan mulai Tahun Ajaran 2027/2028 dengan fokus pada kualitas, karakter, dan daya saing.
HAWS – Komitmen memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini di Daerah Istimewa Yogyakarta terus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat. Persatuan Wartawan Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PWI DIY) bersama Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta resmi menjalin kerja sama strategis untuk mengembangkan TK Bumi Warta yang modern dan unggul, salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang memiliki sejarah panjang di Kota Yogyakarta.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Yayasan Bumi Warta Pancasila dan Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta yang berlangsung di Gedung Asram Foundation, Kamis (23/7/2026). Kesepakatan ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan usia dini yang berkualitas sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan.
Melalui sinergi tersebut, kedua yayasan sepakat mengembangkan TK Bumi Warta agar mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter, budaya, dan akhlak mulia yang selama ini menjadi fondasi pendidikan anak usia dini.
Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) DIY sekaligus Ketua Pengawas Yayasan Bumi Warta Pancasila, Sri Surya Widati, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta menjadi harapan baru bagi keberlanjutan TK Bumi Warta yang telah mengabdi selama lebih dari enam dekade.
“Alhamdulillah, kami merasa lega karena kerja sama ini akhirnya terwujud. Kami membayangkan TK Bumi Warta dapat berkembang lebih baik dan semakin maju,” ujarnya.
Sri Surya Widati menjelaskan, TK Bumi Warta merupakan lembaga pendidikan yang memiliki nilai historis tinggi. Berdiri pada tahun 1963 dan diresmikan oleh Nyi Hajar Dewantara, sekolah tersebut telah menjadi bagian dari perjalanan panjang PWI DIY dalam memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan.
Namun perjalanan itu tidak selalu mudah. TK Bumi Warta pernah terdampak gempa bumi 2006 dan mengalami penurunan jumlah peserta didik saat pandemi Covid-19. Meski demikian, semangat untuk mempertahankan keberadaan sekolah tidak pernah surut.
“TK Bumi Warta memiliki sejarah panjang. Kami berharap bersama Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta, sekolah ini kembali tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang semakin maju, berkualitas, dan dicintai masyarakat,” katanya.
Ketua Yayasan Bumi Warta Pancasila sekaligus Ketua PWI DIY, Hudono, menilai kerja sama tersebut bukan sekadar penyelamatan sebuah lembaga pendidikan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan anak usia dini di Yogyakarta.
Menurutnya, kualitas sebuah bangsa dibangun sejak usia dini. Karena itu, menghadirkan taman kanak-kanak yang unggul merupakan bagian penting dalam mencetak generasi masa depan yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa dan budaya.
“Ini menjadi momentum penting bagi PWI DIY untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus membangun kolaborasi dengan Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta. Kami berharap kerja sama ini mampu mengembalikan kejayaan TK Bumi Warta sebagai salah satu taman kanak-kanak unggulan di Yogyakarta,” ujar Hudono.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta, Drs HA Hafidh Asrom MM, yang memberikan respons cepat terhadap ajakan kerja sama tersebut.
Sementara itu, Ketua Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta, Drs HA Hafidh Asrom MM, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Oleh karena itu, pengembangan TK Bumi Warta diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kelembagaan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik sejak usia dini.
“Harapan kami, anak-anak didik nantinya menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, mandiri, dan mampu menjadi kebanggaan keluarga maupun bangsa. Semoga kerja sama ini membawa kemaslahatan yang luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Hafidh Asrom mengaku memiliki kedekatan emosional dengan dunia kewartawanan sejak muda. Karena itu, dirinya merasa bangga dapat ikut menjaga keberlangsungan TK Bumi Warta yang lahir dari sejarah panjang PWI DIY.
Ia optimistis, dengan pengalaman Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta dalam mengelola berbagai satuan pendidikan, TK Bumi Warta akan berkembang menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang modern, inovatif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman serta karakter bangsa.
Kerja sama ini juga diharapkan menjadi contoh sinergi antara organisasi profesi dan lembaga pendidikan dalam memperkuat kualitas pendidikan di Yogyakarta. Sebagai kota yang dikenal sebagai pusat pendidikan nasional, Yogyakarta membutuhkan semakin banyak kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan terbaik sejak usia dini.
Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, pengembangan manajemen sekolah, penyusunan program pembelajaran, serta penerimaan peserta didik dengan konsep baru direncanakan mulai diterapkan pada Tahun Ajaran 2027/2028.
Dengan kolaborasi ini, PWI DIY dan Yayasan Hafidh Asrom Yogyakarta optimistis TK Bumi Warta akan memasuki babak baru sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang unggul, berkarakter, inovatif, dan mampu melahirkan generasi penerus yang siap mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan yang terus melahirkan insan-insan berkualitas bagi Indonesia. (Chaidir)






