KULONPROGO – Tim Kreatif Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) berhasil raih Juara Harapan I dalam Lomba Video Kreatif Minum Jamu Bersama yang diselenggarakan oleh Dewan Jamu Indonesia Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan PT Naturindo Fresh dalam rangka Festival Hari Jamu Nasional 2026
Festival yang mengusung tema Menjamu Masyarakat dengan Jamu dengan slogan Jamu Jogja Istimewa, Jamu Indonesia Mendunia tersebut berlangsung pada Minggu, 7 Juni 2026, di Taman Jamu Naturindo Secang, Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya minum jamu sebagai warisan kesehatan tradisional Indonesia kepada masyarakat luas
Dalam kompetisi tersebut, Tim Kreatif AYWS berhasil meraih Juara Harapan I di tengah persaingan ketat yang diikuti oleh 44 peserta dari berbagai instansi besar, komunitas, dan lembaga pendidikan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Prestasi ini menjadi bukti kemampuan tim dalam menghadirkan karya kreatif yang mampu mengangkat nilai budaya sekaligus menyampaikan pesan edukatif kepada masyarakat
Video yang dilombakan mengangkat pesan tentang pentingnya menjaga tradisi minum jamu sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan upaya melestarikan kearifan lokal Indonesia. Melalui konsep visual yang kreatif, alur cerita yang komunikatif, serta penyampaian pesan yang dekat dengan generasi muda, karya tersebut berhasil mendapatkan apresiasi dari dewan juri
Tim produksi video terdiri atas Bambang Insani sebagai Editor dan Cameraman, Ichsan Tegar Priardiansyah sebagai Cameraman, serta Lu’lu’ Qurrota A’yun dan Annisa Prihardita sebagai Director dan Script Writer. Seluruh proses ini juga mendapat pendampingan dari Nurhadi Sucahyo yang berperan sebagai Coach
Penghargaan Juara Harapan I diserahkan secara langsung oleh Prof Dr dr Nyoman Kertia Sp PD-KR, selaku Ketua Dewan Jamu Indonesia Wilayah DIY, kepada perwakilan Tim Kreatif AYWS dalam rangkaian puncak Festival Hari Jamu Nasional 2026
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh GKBRAA Paku Alam permaisuri Sri Paduka Paku Alam X, bersama para pemerhati jamu, pelaku industri herbal, akademisi, dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian jamu sebagai warisan budaya bangsa. Kehadiran berbagai tokoh tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap pengembangan dan pelestarian jamu sebagai identitas budaya Indonesia yang memiliki nilai kesehatan, ekonomi, dan sejarah
Selain lomba video kreatif, Festival Hari Jamu Nasional 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan budaya, di antaranya lomba mewarnai, menggambar, membatik, sarasehan, edukasi akupresur, edukasi khasiat bumbu dapur, serta demonstrasi pembuatan jamu. Melalui berbagai kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk semakin mengenal, mencintai, dan memanfaatkan jamu dalam kehidupan sehari-hari
Prestasi yang diraih Tim Kreatif AYWS sejalan dengan komitmen sekolah sebagai International Wellness School yang tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik dan wawasan global, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kesehatan, karakter, budaya, dan kearifan lokal kepada peserta didik
Melalui berbagai program pendidikan dan karya kreatif yang dihasilkan, AYWS terus berupaya menghadirkan generasi yang siap bersaing di tingkat internasional tanpa melupakan akar budaya bangsa. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkontribusi dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada dunia
Sejalan dengan visi tersebut, AYWS berharap dapat melahirkan calon-calon pemimpin dunia yang tidak hanya mampu go international, tetapi juga memiliki kepedulian menjaga, melestarikan, dan menanamkan dalam hati nilai-nilai luhur serta warisan tradisi Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa yang membanggakan di kancah global. (Lu’lu’)







