- Pengenalan Budaya Spanyol: Siswa Early Years Al Azhar 60 Yogyakarta belajar seni dan tradisi Spanyol bersama Prof. Theresa Wasonga, Ph.D. dan Ms. Yaniz (NIU AS).
- Atraksi Seni & Permainan: Para murid tampil lincah membawakan Tari Flamenco, memperagakan seni Matador cilik, serta bermain simulasi La Tomatina.
- Wisata Kuliner Edukatif: Anak-anak diajak melakukan fun cooking meracik Pintxo (roti, keju, dan madu) untuk melatih keterampilan motorik dan mengenal cita rasa dunia.
AYWS – Gelak tawa dan rona bahagia memancar dari wajah-wajah mungil siswa-siswi Al Azhar 60 Early Years Programme. Suasana lantai 10 Tower 2 Kampus Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS), Sleman 2, menjadi lebih berwarna dan penuh energi hangat pada Kamis (30/7/2026).
Hari itu, para murid diajak berpetualang melintasi benua melalui kegiatan Co-Curricular bertajuk “Exploring Spain: Art, Rhythm, and Stories”. Sebuah ruang belajar interaktif yang dirancang untuk mengenalkan kekayaan seni, ritme, hingga cerita kebudayaan Negeri Matador sejak dini.
Kehadiran tamu istimewa, Prof Theresa Wasonga PhD, bersama Ms Yaniz—mahasiswa asal Northern Illinois University (NIU), Amerika Serikat—menambah kehangatan suasana. Dengan tutur kata yang ramah dan penuh antusiasme, Ms Yaniz membagikan kisah-kisah menarik tentang tradisi dan budaya Spanyol. Sementara itu, Prof. Theresa mendampingi langsung setiap proses belajar anak-anak, memberikan apresiasi serta dorongan semangat yang membuat rasa percaya diri para siswa makin memancar.
Gemulai Tari Flamenco dan Sensasi La Tomatina Cilik
Tak sekadar mendengarkan cerita, para murid tampil memesona dengan balutan pakaian khas masyarakat Spanyol yang anggun dan semarak. Di atas panggung utama, gerak lincah dan menggemaskan diperagakan saat mereka membawakan Tari Flamenco—tarian tradisional khas Spanyol yang penuh irama. Gerakan demi gerakan yang telah dipelajari bersama para guru pembimbing dibawakan dengan begitu percaya diri dan bersemangat.
Keseruan tak berhenti di situ. Di sudut area lainnya, beberapa murid tampak asyik memperagakan atraksi seni Matador cilik dengan gaya yang menggelitik tawa. Suasana semakin meriah saat anak-anak dikenalkan pada La Tomatina, yaitu tradisi festival lempar tomat legendaris yang biasa digelar setiap tahun di kota Buñol, Spanyol. Di Al Azhar 60, tradisi unik tersebut disulap menjadi simulasi permainan ketangkasan yang aman dan seru. Dengan tawa berderai, anak-anak berlomba melempar bola-bola tomat ke dalam keranjang, menciptakan momen kebersamaan yang begitu riang tanpa mengurangi esensi kegembiraannya.
Petualangan Rasa: Mengolah Pintxo Manis dan Gurih
Melengkapi petualangan budaya, anak-anak juga diajak mengenal dunia kuliner khas Spanyol melalui kegiatan fun cooking. Kali ini, mereka belajar meracik Pintxo, kudapan ringan yang sangat populer di wilayah utara Spanyol.
Dengan jari-jemari mungil yang telaten, para siswa mengolah roti yang dipadukan dengan irisan keju lembut serta sapuan madu manis. Proses pembuatan yang sederhana namun edukatif ini tak hanya melatih motorik halus mereka, tetapi juga mengenalkan keanekaragaman cita rasa internasional. Puncak keseruan pun ditutup dengan menikmati hidangan hasil karya sendiri bersama teman-teman dan para pengajar.
Melalui perpaduan seni Tari Flamenco, musik, atraksi tradisi seperti La Tomatina, hingga kreasi kuliner, kegiatan Co-Curricular ini berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang tak hanya berkesan, tetapi juga membuka wawasan global anak-anak sejak usia dini dengan cara yang sangat menyenangkan. (Chaidir)






