Angkatan XV SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta : Kelas Bintang dengan Prestasi Gemilang

SLEMAN – Gemerlap Ballroom Hotel Alana Yogyakarta pada Selasa (2/6/2026) menjadi saksi lahirnya sebuah generasi unggul. Dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan, Kepala Satuan Pendidikan SD Islam Al-Azhar 31 Yogyakarta, Ardian Sinta Budiyono SPd, menyampaikan sambutan yang menegaskan satu hal penting yaitu Angkatan XV bukan sekadar lulusan—mereka adalah kelas bintang.

“Anak-anakku, kalian adalah Angkatan ke-15, angkatan para bintang,” ungkapnya dalam sambutan yang disambut tepuk tangan hangat.

Sebanyak 137 siswa dinyatakan lulus 100 persen. Namun lebih dari sekadar kelulusan, capaian akademik Angkatan XV menjadi sorotan utama. Rata-rata nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) mencapai 79,84, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.

Dalam penjelasannya, ia menegaskan bahwa lonjakan ini adalah hasil dari kerja keras kolektif. “Ini menunjukkan adanya progres yang nyata dan membanggakan, hasil sinergi antara guru, orang tua, dan kerja keras anak-anak semua,” tuturnya.

Makna “kelas bintang” yang disematkan kepada Angkatan XV bukanlah tanpa dasar. Salah satu indikator paling kuat adalah capaian nilai sempurna yang diraih para siswa.
“Yang lebih membanggakan, terdapat 11 siswa yang berhasil meraih nilai sempurna, nilai 100,” ujarnya dengan nada penuh apresiasi.

11 siswa dengan nilai sempurna, terdiri dari:
3 siswa pada Matematika
5 siswa pada Bahasa Indonesia
3 siswa pada Ilmu Pengetahuan

Nilai 100 tersebut menjadi simbol puncak dari ketekunan dan kesungguhan belajar. Bukan sekadar angka, melainkan representasi dari disiplin, fokus, dan daya juang yang tinggi.

Tak hanya itu, distribusi nilai yang tinggi di hampir seluruh siswa semakin memperkuat karakter angkatan ini sebagai generasi unggul. Bahkan nilai tertinggi mencapai 290, sebuah capaian yang menunjukkan standar prestasi yang sangat tinggi.

Namun, keunggulan Angkatan XV tidak hanya terletak pada angka. Mereka adalah generasi yang ditempa oleh dinamika zaman. Pernah menjalani pembelajaran di masa pandemi, beradaptasi dengan perubahan kurikulum, hingga menghadapi sistem asesmen baru—semua dijalani dengan ketangguhan.

“Kalian adalah generasi yang tangguh, generasi yang telah ditempa oleh perubahan,” tegasnya.

Tahajud Asyik

Kekuatan lain yang menjadi fondasi adalah aspek spiritual. Melalui program Tahajud Asyik, siswa dibiasakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Kesuksesan adalah perpaduan antara usaha dan doa,” ungkapnya, menekankan pentingnya keseimbangan antara ikhtiar dan spiritualitas.

Hal ini terbukti dari capaian hafalan Alquran dalam program tahfidz yang mencapai hingga 11 juz—sebuah prestasi yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga penuh keberkahan.

Ia memberikan pesan mendalam yang menggugah semangat para siswa.
“Jangan takut gagal, jangan takut salah, dan jangan berhenti mencoba. Karena dari situlah kalian akan menemukan jalan menuju kesuksesan,” pesannya.

Akhirussanah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan. Dengan bekal ilmu, karakter, dan iman, Angkatan XV diyakini akan mampu melangkah lebih jauh dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

Apresiasi Ketua Jam’iyyah

Ketua Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta, Siti Mualimah SH, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian prestasi para siswa kelas VI dalam acara wisuda dan pelepasan siswa tahun ajaran 2025/2026 yang berlangsung penuh khidmat dan haru.

Dalam sambutannya, Siti Mualimah mewakili seluruh pengurus dan anggota Jam’iyyah menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut. Ia menilai, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid dari berbagai pihak.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya, sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga akhir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa momentum wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi simbol keberhasilan perjuangan panjang para siswa selama enam tahun menempuh pendidikan dasar.

“Hari ini adalah momen yang sangat istimewa. Ini adalah perayaan atas dikabulkannya doa-doa, kerja keras, dan ketekunan anak-anak kita selama enam tahun. Semua itu kini berbuah manis dengan kelulusan dan prestasi yang membanggakan,” tuturnya.

Menurutnya, pendidikan di SD Islam Al-Azhar 31 Yogyakarta tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menekankan pembentukan karakter dan akhlak mulia. Hal ini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan.

“Anak-anak tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga belajar tentang adab, akhlak, Al-Qur’an, serta nilai-nilai keimanan kepada Allah dan Rasul-Nya,” jelasnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas capaian akademik siswa, khususnya hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Kompetensi Akademik Daerah (TKAD) yang menunjukkan hasil membanggakan, serta kelulusan 100 persen seluruh siswa kelas VI.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas kelulusan dan prestasi yang diraih. Ini adalah hasil kerja keras yang patut dibanggakan,” katanya.

Siti Mualimah menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran besar para guru yang dengan penuh kesabaran dan ketulusan telah mendidik serta membimbing siswa selama ini.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu guru atas dedikasi yang luar biasa. Mereka tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal bagi anak-anak di masa depan,” ujarnya.

Ia berharap ilmu yang telah diberikan oleh para guru dapat menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari seluruh sivitas akademika dan Yayasan Asram yang telah menyediakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada para orang tua siswa yang telah berhasil mendampingi putra-putrinya hingga menyelesaikan pendidikan dasar.

“Hari ini adalah hari kebanggaan sekaligus haru bagi kita semua. Kita menyaksikan anak-anak yang dahulu melangkah kecil menuju sekolah, kini telah tumbuh menjadi pribadi yang siap melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Siti Mualimah berpesan agar para lulusan terus menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama di sekolah serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Acara wisuda ini pun menjadi penanda berakhirnya satu fase penting dalam kehidupan para siswa, sekaligus awal dari perjalanan baru menuju masa depan yang lebih luas. (Chaidir)