AYWS Perkuat Budaya Apresiasi : Kepala Sekolah, Guru, Murid hingga Jam’iyah Diberi Penghargaan

  • AYWS mencatat 1.591 usulan prestasi murid, dengan 485 prestasi lolos proses kurasi pada tahun ajaran 2025–2026.
  • Penghargaan diberikan kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, murid, dan Jam’iyah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan prestasi.
  • Sebanyak 32 peserta mengikuti Lomba Video Manajemen Pengelolaan Kelas untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan berbagi praktik baik antarguru.

AYWS — Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) terus mendorong tumbuhnya budaya apresiasi, prestasi, dan inovasi di lingkungan pendidikan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pemberian Penghargaan dan Pengumuman Lomba bagi kepala sekolah (kepala satuan Pendidikan/KSP), wakil kepala sekolah, guru, murid, dan Jam’iyah AYWS yang digelar di Auditorium Al Hafidh, Kampus 1 AYWS, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sleman H Harda Kiswaya SE MSI, jajaran pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Ketua Pembina Yayasan Asram (Yasram) Eny Yustini SE, Ketua Yasram Drs HA Hafidh Asrom MM, pimpinan BPPH AYWS, serta pimpinan Jam’iyah AYWS dan orang tua murid.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Akademik Badan Pengelola dan Pelaksana Harian Al Azhar Yogyakarta World Schools (BPPH AYWS), Suhartini MPd, mengatakan pemberian penghargaan tidak dimaknai sekadar sebagai seremoni. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya apresiasi sebagai bagian dari budaya organisasi di lingkungan AYWS.

“Setiap capaian, sekecil apa pun, merupakan bagian dari proses panjang dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” ujar Suhartini.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun ajaran 2025–2026 terdapat 1.591 usulan prestasi murid yang diajukan oleh satuan pendidikan di lingkungan AYWS. Setelah melalui proses kurasi, sebanyak 485 prestasi memenuhi ketentuan untuk ditetapkan sebagai data prestasi terkurasi.

Prestasi tersebut tersebar di berbagai jenjang, mulai dari KB-TK, SD, SMP, hingga SMA. Selain prestasi murid, pada tahun ini terdapat empat guru berprestasi yang sesuai dengan ketentuan berhak memperoleh apresiasi.

Menurut Suhartini, capaian tersebut tidak semestinya hanya dilihat sebagai angka. Di balik setiap prestasi terdapat proses belajar, latihan, pendampingan, serta kerja keras murid, guru, orang tua, dan dukungan dari satuan pendidikan.

“Di balik setiap prestasi terdapat proses belajar, latihan, pendampingan, kerja keras murid, guru, orang tua, serta dukungan dari satuan pendidikan,” katanya.

Suhartini juga menjelaskan mekanisme pemberian penghargaan bagi murid yang memiliki lebih dari satu prestasi. Dalam kegiatan tersebut, penghargaan direpresentasikan melalui salah satu prestasi yang telah memenuhi ketentuan dan ditetapkan dalam proses kurasi.

Menurutnya, mekanisme tersebut dilakukan agar pemberian penghargaan dapat terlaksana secara proporsional dan terarah, tanpa mengurangi penghargaan maupun rasa bangga terhadap prestasi lain yang telah diraih murid.

Dorong Kreativitas dan Praktik Baik Guru

Selain memberikan apresiasi atas berbagai capaian, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pengumuman hasil Lomba Video Manajemen Pengelolaan Kelas jenjang KB-TK hingga SMA dan Boarding.

Suhartini mengatakan lomba tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan pemenang. Kegiatan itu diharapkan menjadi ruang bagi guru untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan gagasan dalam menciptakan pengelolaan kelas yang efektif dan bermakna.

“Kami berharap karya-karya yang telah dihasilkan tidak berhenti sebagai karya lomba, tetapi dapat menjadi sumber inspirasi, referensi, maupun media berbagi praktik baik bagi guru-guru lainnya di lingkungan AYWS,” tuturnya.

Pada pelaksanaan lomba, AYWS juga berupaya memberikan kesempatan yang lebih luas kepada guru dari berbagai jenjang untuk berpartisipasi. Dengan demikian, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong pemerataan kesempatan dalam berkarya, berinovasi, sekaligus menunjukkan praktik baik pembelajaran.

Dalam proses penjurian, panitia melibatkan tiga juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang manajemen pengelolaan kelas dan teknologi pendidikan, yakni Dr Wiwik Wijayanti, Eko Pambudi MPd, dan Dr Deni Hardianto MPd. Proses penjurian berlangsung pada 10–15 Agustus 2026. Sebanyak 32 peserta, baik individu maupun tim, masuk dalam tahap penjurian.

Dari jumlah tersebut, tujuh peserta berasal dari jenjang KB-TK, 12 peserta dari SD, tujuh peserta dari SMP, serta enam peserta dari jenjang SMA dan Boarding. Untuk jenjang SMA, penetapan penghargaan dilakukan hingga Juara 3 dengan mempertimbangkan komposisi peserta dan hasil penilaian.

Dirancang Menjadi Agenda Rutin

Suhartini menambahkan, kegiatan apresiasi dan lomba tersebut direncanakan menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran. Menurut dia, kegiatan itu diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas capaian pada tahun sebelumnya, tetapi juga menjadi titik awal untuk membangun semangat dan motivasi baru memasuki tahun ajaran berikutnya.

“Kami berharap pada penyelenggaraan berikutnya, partisipasi dapat semakin luas, prestasi semakin beragam, dan semakin banyak praktik baik yang dapat dibagikan dan dikembangkan bersama di lingkungan AYWS,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, AYWS ingin memastikan bahwa budaya apresiasi tidak berhenti pada pemberian penghargaan. Apresiasi diharapkan berkembang menjadi budaya bersama yang mendorong kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, murid, dan Jam’iyah untuk terus berprestasi, berinovasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan.

Dengan demikian, penghargaan bukan hanya menjadi bentuk pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk melahirkan prestasi dan praktik baik baru di lingkungan AYWS.

Daftar Juara Lomba Video Manajemen Pengelolaan Kelas AYWS 2026

Lomba Video Manajemen Pengelolaan Kelas Al Azhar Yogyakarta World Schools (AYWS) Tahun 2026 menghasilkan sejumlah pemenang dari jenjang KB-TK, SD, SMP, serta SMA dan Boarding.

Berikut daftar lengkap pemenang:

Jenjang KB-TK

Juara 1:  KB-TK Islam Al Azhar 31 Yogyakarta

 Dwi Nur Hanifah SPd dan Lisa Marwah SH.

Juara 2: KB-TK Islam Al Azhar 60 Yogyakarta

Qintan Haulaini SPd. dan Ryaas Amalia Maulani SPd.

Juara 3: KB-TK Islam Al Azhar 55 Wonosari

Rosita Sintawijaya SPd dan Addin Nur Hakimah U SPd.

Harapan 1: KB-TK Islam Al Azhar 38 Bantul

Surifah SSi SPd dan Kartika Dewi Sisbintari MPd.

Jenjang SD

Juara 1: SD Islam Al Azhar 55 Yogyakarta

Diana Nurfitni MPd dan Salisa Arina Haqi MPd.

Juara 2: SD Islam Al Azhar 59 Wonosari

Veronika Setiyaningsih SPd dan Aqsalya Indira SKom.

Juara 3: SD Islam Al Azhar 31 Yogyakarta

Lintang Bayu Kusuma SPd dan Tsabita Nurul Izza MPd.

Harapan 1: SD Islam Al Azhar 38 Bantul

Lina Angraeni SSi MPd. dan Alkarin Darlin Prabowo SPd.

Jenjang SMP

Juara 1: SMP Islam Al Azhar 38 Wonosari

Nanda Rohani SPd.

Juara 2: SMP Islam Al Azhar 66 Bantul

Margono MPd dan Dwi Jayanti SPd.

Juara 3: SMP Islam Al Azhar 67 Yogyakarta

Erni Kurnianingsih MPd.

Harapan 1: SMP Islam Al Azhar 38 Wonosari

Yosica Nadilla Zahara MPd dan Ichya’ul Haqiqi MPd.

Jenjang SMA dan Boarding

Juara 1: SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta

Pradoto Idi Hapsoro SPd Gr dan Tri Wahyu Annisah SPd.

Juara 2: SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta

Rahmad Sugiarto SPd MPd Gr dan Prayogo Setiyono SPd Gr.

Juara 3: SMA Islam Al Azhar 9 Yogyakarta

Lili Suryani SPdI MPd.

Penghargaan Khusus Dewan Juri

Selain menetapkan para juara di setiap jenjang, Dewan Juri juga memberikan Penghargaan Khusus kepada Al Azhar Yogyakarta Boarding School.

Penghargaan tersebut diberikan atas praktik pembinaan yang kontekstual dengan kehidupan berasrama. Penghargaan diterima oleh Ardia Nur Fadhila SPd dan Sarah Sofy Amanda SPd. (Chaidir)