YOGYAKARTA — Suasana haru, bangga, dan penuh kebahagiaan menyelimuti pelaksanaan wisuda perdana SMP Islam Al Azhar 66 Bantul yang digelar pada Selasa (16/6/2026) di Burza Hotel Yogyakarta. Momen ini menjadi tonggak sejarah penting bagi sekolah yang relatif baru, namun telah menunjukkan perkembangan pesat dalam dunia pendidikan.
Sebanyak 12 siswa angkatan pertama resmi diwisuda dalam acara tersebut. Meski jumlahnya tidak besar, namun mereka merupakan generasi pionir yang menjadi saksi awal perjalanan dan pertumbuhan sekolah. Prosesi ini semakin istimewa karena dirangkaikan dengan Wisuda Tahfidz yang diikuti oleh siswa Kelas Tahfidz dan ICCT sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan Alqur’an.
Acara berlangsung semarak dengan berbagai penampilan siswa, mulai dari seni musik hingga pidato dalam empat bahasa—Bahasa Indonesia, Jawa, Inggris, dan Arab—yang menunjukkan kemampuan komunikasi global sekaligus kecintaan pada budaya lokal.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam acara ini, di antaranya Wakil Bupati Kabupaten Bantul Aris Suharyanta SSos MM, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto SSos MM, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan BPPH AYWS H Bashori Muhammad MPd, Wakabid Akademik BPPH AYWS Suhartini MPd, Wakabid Keagamaan BPPH AYWS Dr Yogi E Ginanjar LC MA, para Kepala Satuan Pendidikan AYWS, Ketuia Jam’iyyah SMP Islam Al Azhar 66 Bantul Nuliya Melza SE beserta jajaran, Ketua Jam’iyyah AYWS, serta para orang tua dan wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala Satuan Pendidikan SMP Islam Al Azhar 66 Bantul, Indra Juharni MPd menyampaikan rasa haru dan bangga atas terselenggaranya wisuda perdana ini. “Hari ini adalah momen yang mengharukan sekaligus membanggakan bagi kita semua. Hari ini terselenggara dua kegiatan bersamaan yaitu wisuda tahfidz sekaligus akhirussanah angkatan pertama SMP Islam Al Azhar 66 Bantul,” ujarnya.
Dari 9 ke 12
Ia menuturkan bahwa perjalanan sekolah dimulai tiga tahun lalu, tepatnya pada tahun 2023, dengan jumlah siswa yang sangat terbatas. “Saya ingin mengucapkan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh wali murid, terutama kelas IX. Memilih sekolah baru bukanlah keputusan yang mudah, namun Bapak Ibu sekalian berani meletakkan fondasi masa depan anak-anak di sini. Dimulai dari 9 anak-anak hebat yang sampai saat ini berada di tengah-tengah kita semua,” ungkapnya.
Seiring berjalannya waktu, lanjutnya, sekolah terus berkembang hingga kini berhasil meluluskan 12 siswa angkatan pertama. “Seiring berjalannya waktu, atas izin Allah, keluarga kecil ini tumbuh dan hari ini kita meluluskan 12 anak yang luar biasa. Dinamika ini menjadi bukti bahwa sekolah kita terus dipercaya dan bertumbuh,” tambahnya.
Indra Juharni juga memaparkan berbagai prestasi yang berhasil diraih oleh siswa kelas IX. Di antaranya, ananda Kirana yang berprestasi dalam kompetisi piano tingkat internasional, ananda Bisma, Carissa, dan Rama dalam ajang taekwondo tingkat nasional, serta ananda Saka yang menjadi pemain inti klub sepak bola Surabaya dan akan mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta di tingkat nasional. Selain itu, ananda Najwa juga mencatat prestasi dalam kompetisi Bahasa Inggris tingkat provinsi.
Tak hanya di bidang akademik dan non-akademik, capaian di bidang keagamaan juga menjadi kebanggaan tersendiri. Dalam kesempatan tersebut, sekolah mewisuda 19 siswa tahfidz yang berasal dari kelas Tahfidz maupun kelas ICCT, dengan rincian Juz 30: 5 siswa, Juz 29–30: 10 siswa, 3 juz: 2 siswa, 4 juz: 1 siswa, dan 5 juz: 1 siswa
“Selamat untuk anak-anak dan tentu saja orang tua yang selalu mendukung serta mendoakan kesuksesan putra-putrinya. Semoga prestasi yang kalian raih menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, ia memberikan pesan khusus kepada para siswa kelas IX yang telah lulus. “Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal menuju perjuangan yang sesungguhnya di jenjang yang lebih tinggi. Jagalah selalu nama baik almamater, tetaplah menjadi pribadi yang berakhlak mulia, dan teguhkan nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan di sekolah ini di mana pun kalian berada,” pesannya.
Wisuda perdana ini menjadi simbol kuat bahwa dari awal yang sederhana, SMP Islam Al Azhar 66 Bantul mampu tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang dipercaya dan berprestasi. Para wisudawan angkatan pertama ini diharapkan menjadi generasi pembuka jalan yang membawa semangat, nilai, dan nama baik sekolah ke masa depan yang lebih gemilang. (Chaidir)






